Atticus "Mockingbird" Finch Dalam Fatherless Country
by
muthmaaisy
- April 29, 2023
"Tembak semua blue jay yang kamu mau, jika kamu bisa memukulnya, tapi ingat membunuh mockingbird adalah dosa"
Itu adalah salah satu dari sekian ucapan Atticus Finch ; seorang pengacara di sebuah kota tua Maycomb County sekaligus seorang ayah. Atau lebih tepatnya seorang ayah sekaligus menjadi pengacara. Bagi anak-anaknya ; Jem dan Scout, apalah arti seorang pengacara Finch jika ia bukan ayahnya. Memang, tidak ada yang bilang ia seorang ayah yang sempurna apalagi Atticus sudah terlalu tua membesarkan anaknya sendirian- penglihatannya pun sedikit terganggu-tapi inilah istimewanya seorang Atticus Finch. Ia rela menerima sebuah kasus yang berbahaya hanya demi harga dirinya di depan Jem dan Scout.
To kill a Mockingbird bukan sekadar novel yang berkisah kehidupan keluarga Finch sehari-hari namun juga berisi tentang "keadilan". Harper Lee, pengarangnya, merupakan seorang pengacara. Dalam novel ini Harper Lee menyorot tentang berbagai "ketidakadilan" yang ada di masyarakat; diskriminasi terhadap kulit hitam dan patriarki. Namun yang akan saya garis bawahi kali ini ialah bagaimana sikap seorang Atticus Finch yang merupakan seorang ayah tunggal membesarkan kedua anaknya.
Kembali ke Atticus Finch. Bagi seorang laki-laki, harga diri adalah harga mati. Adakalanya laki-laki mau saja terlihat bodoh demi menjaga harga dirinya. Pun Atticus Finch, walau tahu kasusnya tidak bisa ia menangkan ia tetap berjuang untuk hal itu. Lagipula semua orang tahu ia berada di sisi yang benar. Tapi di persidangan semua orang sama. Jem dan Scout tahu itu diluar kepala. Maka tidak ada yang lebih menggembirakan bagi seorang anak selain mengetahui bahwa ayah mereka adalah sebenar-benarnya pahlawan.
Berkaca pada saat ini, Indonesia kita menempati urutan ketiga kategori fatherless country. Seperti pepatah Arab, 'wujuduhu ka adamihi' yaitu adanya seperti tiada. Itulah kehadiran seorang ayah di Indonesia. Ada sebab bagi segala sesuatu dan mungkin ini salah satu alasan Indonesia memiliki sumber daya manusia yang rendah. Kehadiran seorang ayah agaknya tidak terlihat penting ditambah agama lebih mendahulukan seorang ibu. Mungkinkah karena hal ini para ayah merasa terpinggirkan sampai tidak peduli? Jika begitu pantas agama lebih mendahulukan ibu.
Tapi tidakkah menyelam lebih jauh bahwa para istri diwajibkan hormat kepada suami bahkan jika manusia diperbolehkan bersujud kepada sesama manusia, para istri diperintahkan bersujud pada suaminya?
Atticus Finch adalah simbol kebalikan dari fatherless country. Ia tidak serta merta menambah peran sebagai ibu bagi Jem dan Scout. Ayah tetap seorang ayah. Banyak kesalahan yang Atticus lakukan karena ia seorang ayah. Anak perempuannya, Scout adalah salah satu dari kesalahan seorang Atticus. Ketiadaan ibu membuatnya tak bisa menjadikan Scout sebagaimana anak perempuan pada umumnya. Lucunya, Jem yang seorang anak laki-laki juga tidak bisa menganggap Scout sebagai anak perempuan. Jem sering memarahi Scout karena semakin terlihat seperti anak perempuan.
Sebagai seorang ayah pula, ia tidak bisa mengungkapkan perasaannya begitu saja. Atticus mengungkapkan cinta pada anaknya melalui perbuatan. Banyak yang Atticus sembunyikan dari Jem dan Fich hanya untuk membuat mereka merasa nyaman. Bukankah ini yang sering dilakukan para ayah?
Atticus adalah manifestasi keberadaan seorang ayah dalam sebuah keluarga. Melindungi, mengayomi dan loyal. Tidak ada ayah yang benar-benar sempurna bagi anaknya. Yang para ayah lakukan hanyalah berbuat sebaik mungkin di hadapan anak-anaknya.

