capek.

by - September 04, 2022

Aku nggak nulis ini pas lagi kesal atau marah atau sedih. Aku nulis ini pas lagi ngantuk di siang bolong. Khianatnya otak malah aktif pas badan udah capek. Nyiksa dikit ya. Tapi kalau nggak langsung ditulis bisa-bisa ilang. Then be another kind of pain alias penyesalan karena jujur aku orangnya gampang lupa. Apalagi kalau cuma sekadar lewat beberapa detik kemudian bisa langsung lupa.

Intinya, aku cuma mau curhat kalau aku capek.

Sialnya kalau ngeluh malah rasa capenya nambah-nambah.

Being college student is hard men!. Pasti nggak sekali dua kali kalian ngeluh juga kan?.

Daftar keluhan yang akhir-akhir ini aku dengerin:

1.       Kayaknya gue salah jurusan deh

2.       Males bangett... temennya gitu semua!

3.       Kok gue gabut ya jadi maba?

4.       Alamaakk... duit mulu yang harus dikeluarin

5.       Gebet aja apa yak? :3

6.       Dll... (capek klo sebutin atu-atu)

Sorry to say, tapi congrats buat yang milih gapyear hehe... belajarlah dari kita-kita yang kebingungan macam lebah kena asap atau bahkan macam kena tenung saking collapse kaget sama the new world order ini wkk. Jangan mengalami hal yang sama, ingat!. Tapi kalapun mengalami hal yang sama seenggaknya punya strategi untuk menghadapinya oke??.

Sejak awal-ditengah kebingungan maju mundur pilih jurusan-aku berprinsip kalau kuliah itu bukan lagi kita belajar dari awal atau dasar. Kuliah itu udah pada tahap pemahaman. Jadi jangan pilih jurusan yang kamu nggak paham atau nggak familiar. Kecuali mau dirujak sama tugas-tugas yang aduhai.

Ya penyesalan mah diakhir sih ya... diawal kan namanya pendaftaran...

Jangan lupain juga masalah yang krusial:duit!. Mentalku suka anjlok kalau udah ngomongin duit. Mau dihemat-hemat tapi apa iya harus nahan laper terus? Mau nge-skip beli buku rekom dosen yang harganya wah itu? Mau skip zoom pembelajaran biar hemat kuota? Dan nyampe sekarang aku belum punya solusinya kecuali kamu emang berkecukupan tinggal minta ‘jangkrik’ ke ortu atau nggak kerja sendiri. Aku nggak nyaranin nabung karena kalau kepepet percuma.

Soal temen... aku sendiri nggak tahu karena bukan pakarnya. Tapi aku paham siklus pertemanan manusia. Ya jatohnya gitu lagi, gitu lagi. Cuman satu yang aku pegang dan belum terealisasikan 100%. Jadi diri sendiri, jadi orisinil. Dan orang-orang yang tepat bakal dateng ke kamu dengan sendirinya.

Dan by the way, ditengah-tengah penulisan ini ternyata turun hujan! Good vibes isn’t it?. Mau bikin kopi tapi inget kalau kemarin malam udah hehe...

Diakhir, aku terimakasih dan mohon maaf apabila ada kata-kata yang menyinggung. Kalau berbeda pendapat noprob!. Bilang aja kalau nggak setuju. Karena dianggap selalu benar juga nggak selamanya menyenangkan, malah jadi trust issue ke diri sendiri. Aku suka senang kalau ada yang mau berterus terang kalau apa yang aku lakuin selama ini salah.

Maaf juga kalau kata-katanya rancu, acak-acakan, nggak dimengerti dan balik lagi ke paragraf sebelumnya oke?.

Nggak semua bahasa ala-ala KBBI sansekerta itu indah. Percuma kalau orang-orang nggak ngerti apa itu sandikala, bentala, abisatya, arutala dan teman-teman indahnya yang lain. Yang ada mereka nganggap kamu omong kosong. Keindahan itu fana pada akhirnya ditengah gelap.

You May Also Like

0 comments

Thanks for read my blog